Menolong, Mengabdi, Prestasi #SiamoPaMeRa.

------------------------------Together We Care-----------------------------

Rabu, 02 November 2016

Pertolongan Pertama Part III





Pertolongan Pertama

#BagianIII
 
 Pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan leher, pemeriksaan jalan napas atau sumbatan, dan pemeriksaan pernapasan..
 
Pemeriksaan leher adalah memeriksa leher korban dengan mellihat apakah PLNB (peruabahan bentuk, luka, nyeri tekan, atau bengkak). Pemeriksaan PLNB pada leher ini penting dilakukan agar tidak salah dalam mengambil tindakan dalam mebuka jalan napas.




Berikutnya adalah pemeriksaan jalan napas. Penolong harus memastikan bahwa jalan napas korban terbuka dengan baik karena jalan napas merupakan pintu gerbang masuknya oksigen ke dalam tubuh manusia. Cara sederhana untuk menilai korban dengan respon adalah dengan memperhatikan peserta saat berbicara. Adanya gangguan jalan napas biasanya akan berakibat pada gangguan bicara. Jika korban tidak respon, maka buka jalan napas dengan teknik TDAD (Tekan Dahi Angkat Dagu). Pastikan mulut korban bersih dari sumbatan berupa sisa makanan atau lidah yang menghalangi masuknya udara pernapasan. 

Pemeriksaan pernapasan dilakukan dengan teknik LDR (Lihat Dengar Rasakan). Caranya adalah dengan mendekatkan telinga ke dekat hidung korban agar bisa mendengar napasnya, tekan leher korban di bagian yang terdapat nadi carotis untuk memeriksa nadi korban, lihat perut korban, apakah korban bernapas dengan  baik. Lakukan ketiga hal tersebut secara bersamaan. Hitung frekuensi napas dan nadi selama 3-5 detik.

Yang terakhir adalah memposisikan korban dalam posisi miring stabil. Posisi miring stabil adalah posisi dimana korban bisa bernapas dengan lancar. Posisi miring stabil dpat dilakukan dengan cara memiringkan kepala korban ke arah kanan dan membiarkan jalan napas terbuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Fan Page PaMeRa

PaMera's Slide

Follower PaMeRa

Tweet of PaMeRa